panda (chapter 1: dokter )

Suatu hari di hutan yg lebat. Tinggalah seekor ibu panda, ia senang sekali karena hari inii bayi nya akan keluar dari perutnya. Tapi ibu panda cemas saat memikir kan siapa dokter yg akan membantunya. Saat sedang cemas, lewatlah tera si burung unta. ” Halo panda, ada apa kelihatan nya engkau sedang cemas? ada yg bisa saya bantu” sapa tera si burung unta.”Begini lho ,sebentar lagi bayi ku akan keluar dari perutku tapi aku tak tahu bagaimana mencari dokter di hutan yg lebat ini”jawab ibu panda dengan cemas.”Tenang ibu panda saya akan membantu mu mencari dokter “kata tera si burung unta yg ingin sekali menolong.lalu mereka pergi ke rumah  dokter robin si serigala, sesampai di sana mereka menemui dokter robin, sayang nya dokter robin si serigala tidak bisa membantu karena ia dokter gigi dan bukan dokter yg bisa membantu mereka.setelah itu mereka pergi ke rumah dokter lisa si domba,sayangnya sesampai disana dokter lisa sedang tidak ada di rumah.kemudian mereka kerumah kukuk si burung hantu,akhirnya kukuk adalah dokter yg mereka cari- cari ibu panda melahirkan anak nya disana ,anakanya perempuan ia menamai anaknya kitty

bersambung

akibat tidak menyimak

“dengar baik-baik ya ted” suara ibu teddy menekan pada kata “baik-baik”.ia tahu betul,tedi jarang memper hatikan apa yang dikatakan orang padanya.tapi hari itu tak ada pilihan lain.ibu harus memasak untuk acara pesta ulang tahun teddy besok.ayah teddy sedang ke benkel sebentar .adik teddy masih terlalu kecil untuk di suruh-suruh .jadilah teddy harapan satu-satunya “hmm?”teddy menggerakan lehernya sedikit ke arah kanan. tatapan nya masih tertancap pada layar tv yg sedang menayangkan film cartoon kegemaranya.”teddy!” suara i bu teddy terdengar kesal.teddy akhirnya menoleh.”iya bu? aku harus apa?” sahutnya ogah-ogahan.perhatian nya masih tersita oleh tv”nah, begitu dong,”ibu teddy menarik napas lega.”ibu minta tolong.tolang pergi ke bakeri lezat pesankan pisang molen.ini perlu untuk pestamu besok.”perhatian teddy kembali ke tv lagi.ah,toloh kartun favoritnya itu hebat.sekali lagi dia menumpas musuh nya “ambil saja dompet ibu,ibu lupa harga pisang molen berapa” pandanagan teddy tetap menuju tv.setelah kartunya selesai barulah ia memebeli pisang molen.ia pergi memekai sepedanya,”mbak saya mau beli pisang molen”tanya tedy kepada pelayanya “berapa?”tanya pelayan itu  “tiga puluh”

“tiga puluh kotak?” “iya”jawab teddy tidak yakin,”semuanya 150.000″ lalu teddy mengeluarkan uang yang ada di dompet ibunya “mau di anterin dek” “iya mbak”.sesampai di rumah, teddy kena marah,keesokan harinya molen itu hanya habis beberapa kotak, akhirnya ia harus menghabisi seluruh molen.

Ari komandan buncis

ari menghendus kesal. tangannya segera mengatur benda hijau panjang 3 sentimeter.benda-benda itu lalu di taruhnya di pinggir piring, berjejer seperti tentara. jumlahnya ada belasan.

“Bu, aku kan sudah bilang, capcay-nya jangan pakai buncis ibu lupa aku benci buncis ?”gerutu ari sambil memulai menyantap sarapan paginya. “tahu, ibu tahu. justru ibu lagi mencari cara supaya kamu suka buncis. tapi yang ada di telor orak-arik !”ari hampir tersedak mendengar perkatan ibu.ia langsung segera mengambil segelas air.

“lo aku pikir kacang panjang!”tebal buncis yang diiris tipis membuat ari tak sadar telah memakannya. “ibu, aku berangkat,ya. hampir telat, nih”ari mencium tangan ibunya. sore harinya .hujan deras turun mengguyur bumi.ari berjalan mencari tempat yang aman dari atap yang bocor. ia mengusap tetesan air yang menintik di wajah dengan punggung tangan kirinya. sementara tangan yang satu menenteng kantong belanjan.ia baru saja membeli alat-alat praktikum ipa besok.

pikiran ari mlayang saat acara makan siang tadi setiap jumat di sekolah ada pembagian makanan sehat.dan hari ini menu istimewa nya adalah sup jaging . sebenarnya ari senag sekali dengan menu itu. tapi…kenapa harus da buncis?ia sempat di tegur ibu guru ketika ketahuan ditepi piringnya ada jejeran buncis-buncis. ari tak ingat sejak kapan ia membenci buncis. ia juga tak ingat sejak kapan ia di juluki komandan buncis oleh ayah,ibu dan kakak-kakaknya.keluarga ari sudah lama menjadi keluarga vegetarian,kecuali ari tentunya.ia diperbolehkan makan ikan,keju dan makanan sehat lainnya untuk membantu pertumbuhan otak. bruk!

“hei, kalau jalan hati-hati!” karena melamun ari menubruk seorang pemuda bertubuh besar.mata merah pemuda itu melototinya.kemudian pemuda itu dan temanya yang lusuh mendekatinya “heh,minta maaf! bos saya udah kamu tubruk!” ampun,bang! saya enggak sengaja”mohon ari ketakutan.namun kedua pemuda itu tak mau melepaskanya “copot jam lu!”gertak pemuda yang di panggil bos. “jangan bang ini hadiah dari kakek saya!”.berani,lu,nolak permintan bos gue.awas….” tangn pemuda itu hampir saja melayang ke pegah seorang ipi ari namun di canak.pemuda-pemuda itu lansung pergi ketakutan.”terimakasih kamu pembrani” ucap ari pada penolong sebaya ari ” memang mereka suka gangu orang sekitar,tapi mereka enngak berani sama aku karena kakakku yang memegang kekuasan wilayah disini”ujar anak itu bangga. lalu mereka pergi ketempat untuk berteduh anak itu mengusap-ngusap perutnya. bungkusan yang sedari tadi ditimang-timang.sepertinya ia hendak makan siang. mereka duduk tepet di bawah jembatan,penyebrangan,tak juh dari halte “makan?” tawar anak itu kepada ari.”yaaa, syur lagi bisa,saya jadi kambing ompong dah”.ari sempat melirik isi bungkusan usang itu ada tempe, tahu,sambal dan tidak ketinggalan sayur tumis BUNCIS!”waktu beli kamu enggak milih ya”. “Beli?mana mampu aku beli sendiri .hasil ngamen aj enggak cukup. untuk makan di warteg”jawab anak itu hampir tersedak.untung saja ari lansung memberinya sirup.sampai dirumah ibu sudah meniyapkan makana yaitu sayur tumis buncis. kali ini ari memakan nya dengan lahap “lho mana pra jurit mu “tanya ibu,ayah dan kakak ari.sambil mengunya di tunjuk nya perut ari

Viva dan Pippa

Di sekolah ku ada anak kembar yg bernama Viva dan Pippa, mereka berdua kembar sehingga tidak bisa di bedakan. Masalahnya Viva sama sekali tidak bisa menyebut huruf “f” maupun”v” sehingga jika orang ingin mengenal namanya, ia memperkenalkan namanya “Pipa”, sehingga orang mengenal dia adalah si pippa. Sebaliknya Pippa tidak bisa menyebut huruf  “p” kalian tahu kan jika pippa mengenalkan namanya yap! betul sekali, dia menjawab”Vivva” aduh pusing tujuh keliling deh teman- teman, walau pun mereka ada kekurangan tapi mereka tidak merasa rendah diri. Pada suatu hari, ada pertandingan tarik tambang antara wali murid dan murid, waktu itu Viva adalah panitia nya. “Maaf agak-agakjudes “sebut ibu itu kepada viva “iya bu ada yg bisa saya bantu” jawab Viva ramah “oh saya ingin mendaftar” kata ibu itu, “Siapa nama ibu ?” tanya viva “nama saya ibu Vivian” jawab ibu itu “oh ibu Pipian”jawab Viva sambil menulis nama ibu Vivian ” bukan ibu Vivian vvvv” ” iya ibu Pipian” Vivian bukan Pipian”bantah ibu itu. Tau enggak teman-teman sampai hujan ludah lho walau pun viva di bentak ia tidak sakit hati maupun marah .”Saya ngerti bu”panta, polpo epnya jadi ep bu”jawab viva sambil menjelaskan. Akhirnya ibu itu mengerti kekurangan viva. Itulah pengalaman mereka yg sering ditertawakan dan dimarahi orang seperti contoh: fafa!fafa! fagar fintu defan fatah kena fot ferunggu atau mana tutuf fanci tafe. Pada suatu hari bunda mereka mengajak mereka ke terapi bicara disana viva disuruh oleh dokternya untuk berkata seperti ini : rapatkan kedua bibir mu lalu berhembus lah. Kalau tidak percaya ayo teman-teman coba kalau pippa di suruh : Taruh gigimu dibibir sekarang berhembuslah. Mereka disuruh itu berkali-kali sampai bibir mereka lecet, tapi mereka tetap berjuang. Lama-kelaman mereka bisa mengatakan F, V maupun P. (Sumber : Pustaka Ola)

the end

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.